Minggu, 13 November 2011

Photo Paling Penting Dalam Sejarah Umat Manusia


Alam semesta ini sangat besar, kita sudah tau tentang ini.
Tiap kali kita pergi ke Planetarium, belajar disekolah, atau hanya sekedar menatap langit dimalam hari.
Tapi mengetahui bahwa alam semesta ini luas, dengan mampu untuk mem-visualisasikan-nya kedalam sesuatu yang bisa dilihat langsung oleh mata adalah sulit.
Ketika para pakar astronomi bicara tentang ukuran alam semesta ini,
mereka selalu menggunakan angka-angka yang besar untuk menjelaskannya.
Bagi mereka, angka-angka maha besar itu adalah hal yang masuk akal.
Namun bagi kita para orang awam, angka-angka itu terlalu besar untuk bisa dipahami oleh otak kita,
dan kita cuma bisa terbengong-bengong ketika mendengar jarak jutaan tahun cahaya.
Dan kita pun melanjutkan hidup kita masing-masing, berangkat kerja, mengurus anak, ngaskus dll.
Lalu dengan mudah saja kita melupakan tentang luasnya alam semesta ini, karena memang kita punya kegiatan lain yang lebih penting
ketimbang hanya sekedar memikirkan luas dan besarnya alam semesta ini.

Yah, itu wajar....
Kita semua tahu alam semesta ini luas, namun cara para pakar astronomi
menggambarkannya kepada kita dengan angka-angka yang tidak masuk akal,
membuat kita tidak mampu dan tidak mau memahaminya.
"Panjang galaksi Bima sakti adalah 100,000 tahun cahaya"
"... Apaan tuh?" 

Untungnya ada Teleskop hubble yang membantu kita para orang awam,
untuk memahami angka-angka itu....
Tahun 1995, Hubble mengamati langit selama 10 hari.
Hasilnya menakjubkan! Hubble berhasil menangkap photo ribuan Galaksi
seperti tempat tinggal kita, Bima sakti.
Lebih dari 3,000 galaksi baru ditemukan oleh Hubble dilangit yang terlihat
bersih, kosong tidak ada apa-apa oleh mata kita.

Pikirkan ini gan....
Kita hidup disebuah planet, satu diantara 8 planet dari sistem tata surya kita.
Bumi bersama planet-planet lainnya berputar mengorbit sebuah bintang,
yang dinamakan Matahari.
Matahari hanyalah satu dari diantara 400 milyar bintang didalam galaksi Bima sakti....
Coba bandingkan dengan Galaksi Messier 101,
Ane akan bahas dibagian 2 nanti, tiap titik cahaya itu adalah sebuah bintang yang mirip dengan matahari kita.
Ada yang lebih besar, dan ada yang lebih kecil dari Matahari kita.
Tapi mereka smua adalah bintang dengan planet-planet mengorbit mengelilingi-nya, seperti tata surya kita.

Melihat kenyataan ini, sukar rasanya untuk membayangkan bahwa
Bumi adalah satu-satunya planet dengan mahluk hidup.
Rasanya sangat mungkin di luar sana ada planet yang mirip dengan bumi,
dan juga memiliki peradaban kehidupan yang cerdas.
Galaksi kita hanyalah satu dari sekian banyak galaksi di alam ini.

HUBBLE DEEP FIELD adalah gambaran yang akan membantu kita
melihat betapa besar alam semesta ini.
Dibulan September 2003, Hubble kembali melakukan pengamatan selama 11 hari.
Para astronom memodifikasi kamera hubble dan mengganti peralatannya dengan yang jauh lebih canggih,
dan memaksa hubble untuk bekerja sampai dengan batas maksimal kemampuannya!
Dan kali ini, mereka menemukan gambar ini:



klik disini untuk melihat gambar dalam resolusi asli nya,
lansung klik kanan, open in new tab, lalu lanjut!

===> HUBBLE DEEP FIELD <===


Pastikan agan sudah membuka gambar dengan resolusi yang lebih besar!
Gambar tersebut disebut ULTRA DEEP FIELD.

Photo tersebut mewakili apa yang sanggup di lihat oleh manusia 
sampai dengan jarak yang paling terjauh.
Ada lebih dari 10,000 Galaksi didalam Photo itu.
Setiap titik, noda, garis, bahkan yang tidak jelas bentuknya...adalah Galaksi
Dan tiap titik-titik itu, memiliki Milyaran Bintang!
Setiap bintang itu, mungkin serupa dengan matahari, 
dengan banyak Planet mengelilingi-nya.
Dan mungkin saja salah satu diantara milyaran planet itu,
memiliki kehidupan.....

Inilah yang kita lihat dilangit yang sepertinya kosong itu,
Inilah photo dari alam semesta hingga jarak 78 milyar tahun cahaya.
Inilah gambaran betapa kecil dan tidak beartinya kita....
Dan Inilah : *Photo Paling Penting Dalam Sejarah Umat Manusia*



Anda hanyalah setitik debu, dari 6.9 milyar penduduk bumi...
Tapi bumi kita sendiri, hanyalah setitik debu dalam sistem tata surya kita dengan pusatnya, Matahari...
Matahari dan sistem tata surya kita inipun hanyalah setitik debu,
dari 400 milyar bintang dan milyaran tata surya lainnya dalam Galaksi Bima Sakti...
Dan Galaksi Bima Sakti ini juga tidak lebih dari setitik debu,
dari alam semesta yang maha luas....
Lalu apalah artinya Manusia dibanding semua ini ?...


TELESKOP HUBBLE


Teleskop angkasa Hubble adalah sebuah teleskop luar angkasa yang berada di orbit bumi.
Hubble di'angkasakan' untuk pertama kalinya pada tanggal 25 April 1990.
Hubble sangat banyak membantu para ilmuwan dalam mempelajari, mengobservasi dan memahami tentang jagad raya, objek luar angkasa (lubang hitam/black hole, galaksi, bintang), dll.
Selain itu, Hubble juga banyak mengirimkan gambar-gambar yang menakjubkan tentang kejadian-kejadian di luar angkasa seperti supernova, lahirnya bintang, dan tabrakan bintang, dan yang paling spektakuler: Galaksi Messier 101 (M-101), yang juga nanti akan dibahas di trit ini.
Dari hasil pengamatan teleskop inilah kita bisa melihat betapa menakjubkan dan luasnys alam semesta ini.
SUMBER


Ini bukan pelajaran IPA atau astronomi yang agan dapat disekolah.
Jadi jangan sotoy!
Semoga Trit gajebo ini bisa menambah pengetahuan anda dan menyadarkan anda semua,
tentang Betapa kecil dan tidak berarti nya manusia ...
Baca perlahan sampai bagian akhir, supaya anda tau kenapa trit ini saya beri judul:
"PHOTO PALING PENTING DALAM SEJARAH UMAT MANUSIA"


GALAKSI BIMA SAKTI





Bima Sakti, yang dalam bahasa Inggris Milky Way, berasal dari bahasa Latin Via Lactea, yang diambil lagi dari bahasa Yunani: Galaxias yang berarti "susu".
Di dalam bahasa Indonesia, istilah "Bima Sakti" berasal dari tokoh berkulit hitam dalam pewayangan, yaitu Bima.
Istilah ini muncul karena orang Jawa kuno melihatnya sebagai bayangan hitam yang dikelilingi semacam "aura" cemerlang.
Sementara itu, masyarakat Barat menyebutnya "milky way" sebab mereka melihatnya sebagai pita kabut bercahaya putih yang membentang pada bola langit.
Galaksi tempat tinggal kita ini berbentuk spiral, dengan panjang sekitar 100,000 tahun cahaya, dan lebar 1,000 tahun cahaya.
SUMBER

STOP!
Sebelum lanjut, ane bakalan banyak pake istilah juta tahun cahaya.
Jadi buat agan yang gak begitu mau tau, apaan sih itu jutaan tahun cahaya?
Mau gak mau, agan harus tau.
Simple nya begini bro:
1 detik cahaya merambat sekitar 300.000 km.
Itulah yang menjadi titik awal dibentuknya satuan Tahun Cahaya.
Jadi apabila jarak atar galaksi adalah 1 Tahun Cahaya, jarak tersebut jika dinyatakan dalam kilometer adalah:
1 hari = 86.400 detik
1 tahun = 31.536.000 detik
Maka,
1 tahun cahaya = 300.000 X 31.536.000 Km.
atau = 9,460,800,000,000 KM <== Lo ngerti baca nya kan gan ? 
Itulah arti sebenarnya satuan Tahun Cahaya.
SUMBER
Dah kebayang kan sekarang panjang galaksi Bima sakti?
LANJUT!

sampe mana tadi? oh ya...
Galaksi tempat tinggal kita ini berbentuk spiral, dengan panjang sekitar 100,000 tahun cahaya, dan lebar 1,000 tahun cahaya.
Diperkirakan ada antara 100-400 milyar bintang dalam galaksi ini. Namun hanya sekitar 2,500 buah yang dapat diamati dari bumi.
Tata surya kita, dengan pusatnya Matahari, berjarak sekitar 27,700 tahun cahaya dari pusat Galaksi. Galaksi kita ini usianya 13.7 Milyar tahun.




Setiap gambar galaksi Bima sakti yang agan pernah liat adalah bukan asli!
Dengan kata lain, gambar galaksi bima sakti yang agan pernah liat itu kalau bukan gambar tiruan galaksi lain, yah hasil karang-karangan seniman 
Ya iya lah, kalau manusia mau ngambil gambar Bima sakti, berarti manusia harus terbang dulu keluar bumi, keluar tata surya kita,
dan keluar dari Galaksi ini, baru bisa melihat dengan jelas kan 

Bumi dan planet lain dalam tata surya kita berevolusi mengelilingi matahari, dan begitu pula matahari dan seluruh tata surya kita ini bersama dengan milyaran tata surya lainnya pun berevolusi mengelilingi pusat Galaksi Bima sakti, dengan kecepatan 600 km/detik (2,200,000 km/jam) !
Dengan kecepatan luar biasa itupun, Matahari butuh waktu 250 Juta Tahun untuk menyelesaikan 1 kali masa Revolusi!
(Jadi buat mahluk yang tinggal di matahari, tahun baru dirayakan setiap 250 Juta tahun sekali )
Seperti Bumi yang berotasi 24 jam, Galaksi Bima sakti juga berotasi dengan kecepatan 970,000 kilometer/jam.
Alam semesta kita ini bergerak dengan Suatu sistem rotasi dan revolusi yang unik bukan....

SUMBER



Perhatikan gambar diatas.
Itu peta galaksi Bima sakti, dan titik kecil bertuliskan "Our Solar System", itu adalah Tata surya kita, dengan Matahari sebagai pusatnya.
Tata surya kita berjarak sekitar 25,000 tahun cahaya dari pusat Bima Sakti.
Sudah mulai kebayang betapa kecilnya Bumi ?
eniwei, agan liat itu ditengah pusat Galaksi, ada kumpulan gas terang yang diduga terdapat Supermassive Black Hole....
SUMBER



SUPERMASSIVE BLACKHOLE



Hampir semua galaxy memiliki Black hole dipusatnya, termasuk galaksi kita.
Black Hole pada Galaksi Bima Sakti dinamakan: Sagittarius A. (lihat poto diatas).
Besarnya Blackhole ini mencapai 4 milyar kali besar Matahari.
Meski namanya Blackhole (lubang hitam), bukan berarti warnanya hitam, justru Blackhole ini cukup terang untuk bisa diamati melalui teleskop Hubble.
Blackhole memiliki kekuatan Gravitasi yang maha besar, sehingga ia akan menghisap masuk apapun yang berada didekatnya, bahkan cahaya sekalipun.
Inilah sebabnya dinamakan Blackhole, karena bahkan cahaya (yang merupakan zat tercepat dialam semesta ini) bahkan tidak bisa lolos dari hisapan gaya gravitasinya.

Kalau di-ilustrasikan, kira-kira seperti ini bentuk Blackhole

Yang menakutkan dari Blackhole adalah dia akan menghisap dan menelan apapun yang berada dalam jangkauan gaya gravitasinya,
dan benda ini juga semakin bertambah besar dari masa ke masa seiring dengan banyaknya benda langit yang ditelannya.
Ini sebabnya ada orang yang memperkirakan bahwa kiamat akan terjadi dengan membesarnya Blackhole sampai pada ukuran dimana ia sanggup menelan seluruh tata surya kita.

SUMBER

Kita sudah tau betapa besarnya galaksi kita ini,
namun ternyata ukuran galaksi kita belum ada apa-apanya dibandingkan
dengan temuan Pierre Mechain pada 27 Maret, 1781. 


MESSIER 101



Galaxy ini bernama MESSIER 101, atau dikenal dengan nama beken "pinwheel galaxy".
Pada tanggal 28 Februari 2006, NASA dan ESA merilis sebuah gambar yang sangat rinci dari Pinwheel Galaxy,
yang merupakan gambar terbesar dari sebuah galaksi yang pernah dihasilkan oleh Hubble Space Telescope pada waktu itu.

Jarak Messier 101 dari Bumi adalah sejauh 27 juta tahun cahaya.
Panjangnya mencapai 170,000 tahun cahaya, atau 70% lebih besar daripada Galaksi Bima Sakti.
Kalau blackhole dipusat galaksi kita ukurannya sebesar 4 milyar kali matahari, maka blackhole dipusat Messier 101 adalah sebesar 30 milyar kali matahari.
Gede banget ye ? 

Terima Kasih Atas Kunjungannya. Semoga, Dengan Membaca Trit Ini, Kita Bisa Lebih Sadar Tentang Siapa SIh Diri Kita Sebenarnya ? Wassalamu Alaikum Ya Gan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar